Love Story

lebih dari sekedar KEKAGUMAN YANG SEMAKIN DALAM

Rasa kagum adalah rasa yang paling mendasar dari seluruh rasa yang ada. 
Rasa kagum itu bisa muncul kapan saja, dimana saja, sama siapa saja dan biasanya muncul setelah rasa tertarik muncul . Biasanya, rasa kagum ini sifatnya sementara. ketika lo menemukan seseorang yang dapat membuat lo berdecak kagum lebih keras, maka rasa kagum lo pada orang yang lama bisa saja hilang. Tapi ingat rasa kagum itu benih dari cinta, yang kalau disirami terus pasti akan tumbuh.Bedanya kagum sama rasa lain nya? saat lo mengagumi seseorang, lo akan selalu memperhatikan sisi luar nya saja, dan ketika si dia tidak mencapai ekspektasimu, maka ucapkan sampai jumpa dengan si dia.





Inilah kisah Ku, sulit dan teralalu rumit untuk ku ceritakan. Bahkan untuk mulai menuliskannya saja aku bingungg harus mulai dari mana. Tapi kali ini aku akan coba menuangkannya dalam tulisan ini, supaya apa? Supaya aku bisa mengenang kembali jikalau suatu saat nanti aku lupa.
Kisah ini bermula ketika Akhir 2015 aku Mendapatkan pekerjan Baru. Yang namanya PEKERJAAN BARU, pastilah semuanya benar-benar baru dan berbeda, mulai dari suasana baru, orang-orang baru dan juga lingkungan baru. Akupun mencoba mengenali lingkungan baruku, secara perlahan tapi pasti.

Setelah aku melewati masa adaptasi yang sangat luar biasa menegangkan itu, Ada seorang teman (pastinya pria ya) yang membuat aku tertarik. Bukan tidak ada alasan kenapa dia mampu membuat ku tertarik. Aku tertarik padanya karena  bahasa tubuh, sikap, dan tingkah lakunya yang membuat aku teringat akan seorang teman di tempat kerja ku yang lama. aku pun mulai memperhatikannya, mencari tahu tentang dirinya semampu yang kubisa, pastinya tanpa ketahuan oleh sasaran ku itu. Disini aku tidak akan menceritakan detail tentang dirinya, karena bukan itu tujuan utama ku kali ini. 
Hingga akhirnya aku bisa menilai kalau dirinya adalah Manusia yang sangat super duper CUEK. But ist oke, I Love It (aku suka itu).  
Hari berganti hari, tidak tahu bagaimana awalnya aku bisa dekat dengan dirinya, di mulai dari banyolan-banyolan jenakanya, senyuman nakal, dan usilnya itu yang tanpa terasa membangun komunikasi diantara kami. jadinya, aku bisa sering bersamnya, menghabiskan waktu bersama walau hanya duduk sambil nonton Tv, dan sedikit obrolan yang tak penting. Tapi aku benar-benar sangat menikmatinya. 
cukup cerita tentang dirinya, karena yang ingin kuceritakan adalah bukan dirinya, Ada yang lain. ada seseorang yang lain, yang sangat berbeda dari semua pria yang ada di lingkungan baru ku ini. Seorang pria yang menurutku sangat dewasa dan mengayomi. Awalnya aku bahkan tidak memperhatikannya, untuk tau Nama dan ingat Wajahnya saja aku tidak kepikiran. Namun lagi- lagi "Bahasa itu sangat menetukan" Ada seorang teman yang sudah ku anggap sebagai kakak ku sendiri, ini semua di mulai dari omongannya, " lia sepertinya Si (sebut saja namanya)

TO BE CONTINUE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar